Saturday, 12 November 2016

PUISI BENCANA SUNAMI

PUISI BENCANA SUNAMI

Kali ini admin akan shere mengenai Puisi Bencana Sunami dimana tragedy ini  yang sudah kita kenal yaitu sebuah bencana dimana dapat meratakan seperti tanah rumah, halam serta apa yang ada di dekatnya.

 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Puisi Bencana Sunami”
Karya.endar

Burung berkicau dan berterbangan kesana dan kesini
Terkadang searah dan terkadang pula berbalik arah
Ombak yang tenang, dan damai
Seakan ikan menikmati rumahnya
Begitu juga karang  dilautan
Tumbuh dan berkembang biak
Bagaikan taman laut yang mirip dengan keindahan taman kita

Angin yang semliwir seakan – akan tak memberikan satu hisarat
Burung yang terbang bagaikan mencari kemenangan
Karang membisu bagaikan tidak mau tau
Sedangkan ombak berguling – guling
Seakan tak marah malah memberikan keindahan

Kini berubah, ketika gulingan bagaikan ombak tak tau arah
Yang membesar tidak sesuai dengan aturan
Padahal dia berkata kepada burung dan juga karang
Untuk memberikan kabar kepada kita
Tapi apalah daya, meski kita sama hidup
Tapi berbeda bahasa.

Kini gulingan tersebut bagaikan kereta yang tidak mau berhenti
Dan siapapun orangnya tidak mau dia dengarkan
Sehingga kini rata dengan tanah
Dan banyak kehilangan harta dan nyawa
Kesedihan dimana mana
Dan masal dalam berduka

Mungkin Dia (Allah) marah
Mungkin Dia (Allah) kesal
Karena banyak dosa yang kita buat
dan sedikit kita yang bertanggung jawab
namun apa daya, aku dan mereka hanyalah manusia
yang hanya menerima apa yang di suratkan serta diberikan
dan hanya dengan doalah untuk meminimalisir semua
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

mungkin itu saja yang dapat saya berikan mengenai Puisi diatas, semoga puisi diatas bisa dimengerti dan juga bisa di pahami, bahwa semua masalah itu bukan timbul karena alam melainkan karena ulah kita senidiri, dan semoga Allah selalu melindungi kita semua, amin – amin ya robal alamin.


Friday, 11 November 2016

PUISI SAHABAT SEJATI


PUISI SAHABAT SEJATI

Sahabat Sejati, mungkin anda sangat beruntung jika anda mendapatkan sahabat sejati,

Anda harus tau juga , antara Teman, Teman dekat, dan sahabat, ada teman yang hanya menjdekat di saat ada perlunya saja, ada juga teman mendekat di saat senang dan duka, nah kalau sahabat biasanya benar – benar teman bahkan satu hati, disaat duka maupun senang pun tetap bersama, jadi anda harus hati hati dengan teman,

Untuk kali ini saya shere mengenai Puisi Sahabat Sejati yang pasti ini karya saya sendiri yaitu Karya Endar.

“SAHABAT SEJATI”

Air mata ini selalu membasahi pipi,
Kata hati tak bisa engkau tebak dan dimengerti
Tapi setiap ku curahkan semua, kau mengerti dan member solusi

Sahabat Sejati
Kau selalu ada di saat aku di bebani dengan masalah
Kau tidak pernah bosan, untuk selalu mendengar
Aibku, dan aibmu tak pernah kau beberkan
Seakan tubuh yang utuh
Jika salah satu sakit, pasti yang lain merasa sakit.

Kau adalah sahabatku, yang selalu mengerti aku disetiap waktu
Dan semoga kita selalu bersatu, melangkah bersama
Berlari bersama, dan tidak pernah melupakan masa lalu,
Karena semua itu adalah pelajaran untuk ke masa depan
Hanya kaulah sahabatku

Semoga puisi tersebut bisa mengungkapkan kepada sahabat kita dimana kita melangkah bersama untuk mencapai impian kita

Thursday, 10 November 2016

PUISI PERJUANGAN INDONESIA


Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia
Kali ini saya akan membagikan mengenai Puisi Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia


Karena ini tanggal 11 November 2016, mungkin sudah tertinggal 1 hari sebenarnya hari pahlawan itu pada tanggal 10 November 2016, karena sepatnya mempostingkan Puisinya tanggal 11 November 2016, jadi buru sekarang lah saya membagikannya. Untuk memperingati HARI PAHLAWAN Indonesia ini.

“Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia “


Warna Merah Putih adalah PujaanMu Wahai Pejuang
Tak pernah lelah kau menghangatkan Warna Pujaan mu itu
Meski hatimu sudah lama terbakar
Bagaikan api yang menyala, yang seakan – akan
Ingin membakar kayu bakar

Wahai Para Pejuang

Hartamu, Anakmu, dan nyawamu..
Engkau taruhkan semua mesti sejarah lah yang mencatatmu
Keinginanmu, harapanmu sungguh agung
Agar nanti anak – anakmu tak seperti kehidupan dirimu
Yang merdeka, tak ada tindasan ataupun pemerkosaan

Wahai Para Pejuang

Ragamu mungkin sudah mati
Tapi Namamu tetap dihati
Pengorbananmu tak bisa kami balas
Hanya dengan berdoa kami bisa membalas

Wahai Para Pejuang
Janganlah kau takut, kami disini mengecewakanmu
Jangallah kau takut, kami disini tak mengenal jasamu
Karena kami disini, menangis dan bersyukur atas jasamu
Dan tidak akan pernah menghapus namamu di hatiku
Dan tidak akan pernah menghapus namamu dihatiku
Sampai nyawa menjemputku



Semoga dengan adanya Puisi Diatas kita dapat menyadari , bahwa kehidupan kita sekarang ini, serba enak, dan serba ada peraturan yang membuat nyaman hidup kita, itu berkat para jasa – jasa pahlawan kita,
Sehingga kita patut untuk menghormati, dan menghargai para jasa pahlawan kita,

Dan untuk menghormatinya maka kita harus memberikan doa kepadanya yaitu berupa Al-fatihah untuk hadiah para pahlawan kita.. amin – amin yar robal alamin.